Sifat-sifat Alkena
Sifat
fisik
1. pada suhu kamar,
tiga suku yang pertama adalah gas, suku-suku berikutnya adalah cair dan
suku-suku tinggi berbentuk padat. Jika cairan alkena dicampur dengan air maka
kedua cairan itu akan membentuk lapisan yang saling tidak bercampur. Karena
kerpatan cairan alkena lebih kecil dari 1 maka cairan alkena berada di atas
lapisan air.
2. Dapat terbakar
dengan nyala yang berjelaga karena kadar karbon alkena lebih tinggi daripada
alkana yang jumlah atom karbonnya sama.
Tabel 5. Beberapa sifat
fisik alkena
|
Nama alkena
|
Rumus
|
Mr
|
Titik leleh
|
Titik didih
|
Kerapatan
|
Fase pada
|
|
molekul
|
(oC)
|
(0C)
|
(g/Cm3)
|
250C
|
||
|
Etena
|
C2H4
|
28
|
-169
|
-104
|
0,568
|
Gas
|
|
Propena
|
C3H6
|
42
|
-185
|
-48
|
0,614
|
Gas
|
|
1-Butena
|
C4H8
|
56
|
-185
|
-6
|
0,630
|
Gas
|
|
1-Pentena
|
C5H10
|
70
|
-165
|
30
|
0,643
|
Cair
|
|
1-Heksena
|
C6H12
|
84
|
-140
|
63
|
0,675
|
Cair
|
|
1-Heptena
|
C7H14
|
98
|
-120
|
94
|
0,698
|
Cair
|
|
1-Oktena
|
C8H16
|
112
|
-102
|
122
|
0,716
|
Cair
|
|
1-Nonesa
|
C9H18
|
126
|
-81
|
147
|
0,731
|
Cair
|
|
1-Dekena
|
C10H20
|
140
|
-66
|
171
|
0,743
|
Cair
|
Sifat kimia
Sifat
khas dari alkena adalah terdapatnya ikatan rangkap dua antara dua buah atom
karbon. Ikatan rangkap dua ini merupakan gugus fungsional dari alkena sehingga
menentukan adanya reaksi-reaksi yang khusus bagi alkena, yaitu adisi,
polimerisasi dan pembakaran
1. Alkena dapat mengalami
adisi Adisi adalah pengubahan ikatan rangkap (tak jenuh) menjadi ikatan tunggal
(jenuh) dengan cara menangkap atom/gugus lain. Pada adisi alkena 2 atom/gugus
atom ditambahkan pada ikatan rangkap C=C sehingga diperoleh ikatan tunggal C-C.
Beberapa contoh reaksi adisi pada alkena:
a. Reaksi alkena dengan halogen (halogenisasi)
b. Reaksi alkena dengan hidrogen halida
(hidrohalogenasi) Hasil reaksi antara alkena dengan hidrogen halida dipengaruhi
oleh struktur alkena, apakah alkena simetris atau alkena asimetris.
· alkena simetris : akan
menghasilkan satu haloalkana.
· alkena asimetris akan menghasilkan dua haloalkana.
Produk utana reaksi dapat diramalkan menggunakan aturan Markonikov, yaitu: Jika
suatu HX bereaksi dengan ikatan rangkap asimetris, maka produk utama reaksi
adalah molekul dengan atom H yang ditambahkan ke atom C dalam ikatan rangkap
yang terikat dengan lebih banyak atom H.
c. Reaksi alkena dengan hidrogen (hidrogenasi)
1. Reaksi ini akan
menghasilkan alkana.
2.
Alkena dapat mengalami polimerisasi. Polimerisasi adalah penggabungan
molekul-molekul sejenis menjadi molekul-molekul raksasa sehingga rantai karbon
sangat panjang. Molekul yang bergabung disebut monomer, sedangkan molekul raksasa yang terbentuk disebut polimer.
3. pembakaran alkena
Pembakaran alkena (reaksi alkena dengan oksigen) akan menghasilkan CO2 dan H2O.
CH2=CH2 + 2 O2 � 2CO2 + 2H2O